AGRIBISNIS SAPI POTONG

Sapi Blog 1

KARAKTERISTIK DAN PENERAPAN MANAJEMEN AGRIBISNIS PADA USAHATANI TERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN BLORA, JAWA TENGAH (The Characteristic and Agribusiness Management Applied of Beef Cattle Farm in Blora Regency) 

O l e h  :

Edy Prasetyo, Srijanto D, Wulan Sumekar, Titik Ekowati, Mukson (Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro)

 

ABSTRAK

Karakteristik dan penerapan Manajemen Agribisnis pada Usahatani ternak Sapi Potong di Kabupaten Blora Jawa Tengah (2005).  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk  : (i)  Mengetahui karakteristik petani ternak sapi potong, dan (ii) Mengidentifikasi penerapan manajemen agribisnis secara aktual pada usahatani ternak sapi potong di Kabupaten Blora. Penelitian menggunakan metode survai, dengan cara melakukan wawancara kepada para petani ternak sebagai responden, berdasarkan kuesioner yang telah dipersiapkan.  Penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling Method, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tabulasi data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (i) Karakteristik (identitas) petani ternak sapi potong sebagian besar (95 %) dalam  klasifikasi usia produktif (15 – 60 th), tingkat pendidikan petani ternak sebagian besar (80 %) telah tamat Sekolah Dasar,  usahatani ternak sapi potong bukan merupakan matapencaharian utama petani ternak (70 %),  pengalaman di bidang usahatani ternak pada umumnya cukup lama, yaitu lebih dari 6 th (75 %), sedangkan kepemilikan ternak rata-rata per-petani sebanyak 2 ekor yang digemukkan selama 4 – 6 bulan dan setelah dipanen maka hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli bakalan untuk diusahakan lagi;  (ii) Secara umum petani ternak sapi potong belum menunjukkan adanya penerapan manajemen agribisnis secara baik dan benar, kondisi ini terbukti dari : ketersediaan dan sistem penyaluran sarana produksi ternak yang belum sesuai dengan yang diharapkan petani ternak, belum menggunakan pembukuan finansial dalam usahataninya, belum menerapkan pengolahan pasca panen untuk meningkatkan nilai tambah usahatani, belum menerapkan fungsi-fungsi pemasaran dalam memasarkan ternaknya, belum menggunakan perencanaan agribisnis, serta belum menerapkan kaidah pengelolaan agribisnis secara benar. 

Saran yang diajukan dari hasil penelitian ini :  perlu pemberdayan secara intensif kepada masyarakat tani ternak sapi potong dalam hal manajemen agribisnis, sehingga diharapkan dari hasil usahatani ternak sapi potong dapat diperoleh manfaat ekonomi yang menguntungkan secara signifikan  bagi petani ternak

Kata kunci : Usahatani ternak sapi potong, karakteristik,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: