ROADMAP AGRIBISNIS

DSC01444 A

ROADMAP PENGEMBANGAN KOMODITAS AGRIBISNIS KOTA PEKALONGAN JAWA TENGAH (The Road Map of Agribusiness Commodities Development in Pekalongan Municipality, Central Java)

(Dibiayai oleh Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengaheh :

Oleh :

Edy Prasetyo, Titik Ekowati, Mukson, Wahyu Hidayat

  

RINGKASAN 

      Road Map Pengembangan Komoditas Agribisnis Kota Pekalongan Jawa Tengah, 2007.   Tujuan penyusunan Road Map ini adalah  : (i) sebagai  instrumen perencanaan pengembangan komoditas agribisnis, yang bersifat spesifik komoditas, (ii) Sebagai wadah kepentingan masyarakat tani dan pelaku agribisnis, (iii) Sebagai formulasi upaya dan langkah-langkah operasional secara bertahap dan berkesinambungan dalam rangka pengembangan komoditas agribisnis.

Penelitian dilakukan menggunakan metode survai dan studi literatur, pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara kepada responden (petani, petugas penyuluh pertanian, dan fungsional pengelola kelembagaan ekonomi).  Data dan informasi dianalisis menggunkan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang mengacu pada kebijakan pembangun-an pertanian nasional.

            Hasil penelitian adalah sebagai berikut :  (i) Tujuan pembangunan pertanian di Kota Pekalongan perlu mengacu dan sinkron dengan tujuan pembangunan pertanian nasional; (ii) Ketersediaan lahan pertanian (khususnya lahan sawah) di Kota Pekalongan semakin berkurang (seiring bertambahnya tahun), karena populasi dan kepentingan penduduk yang semakin meningkat; (iii) Produktivitas pertanian (padi, kacang hijau, buah-buahan dan peternakan) di Kota Pekalongan semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi, (iv) Berdasarkan analisis finansial usahatani, komoditas-komoditas yang diusahakan oleh para petani di Kota Pekalongan pada umumnya menguntungkan dengan nilai profitabilitas yang relatif tinggi, kondisi ini mengindikasikan bahwa prospek agribisnis semakin positif; (v) Berkembangnya usaha dan sistem agribisnis di Kota Pekalongan, mempunyai manfaat yang besar terhadap pembentukan PDRB,  penyerapan tenaga kerja,  ketahanan pangan wilayah maupun nasional, serta terhadap pelestarian lingkungan hidup; (vi) Usaha dan sistem agribisnis di Kota Pekalongan harus di arahkan menjadi agribisnis yang mempunyai daya saing, berdasarkan kerakyatan,  berkelanjutan dan desentralistis; (vii) Strategi kebijakan pengembangan usaha dan sistem agribisnis di Kota Pekalongan perlu diorientasikan pada fokus utama, yaitu kebijakan peningkatan ketahan pangan dan kebijakan pengembangan agribisnis; (viii) Program peningkatan ketahanan pangan harus didukung oleh berbagai unit kerja pemerintah Kota Pekalongan, serta institusi swasta atau lembaga masyarakat yang mempunyai bidang kerja berkaitan dengan usaha peningkatan produksi komoditas pangan dan usaha pengembangan diversifikasi pangan; (ix) Program pengembangan agribisnis diarahkan agar seluruh subsistem agribisnis dapat secara produktif dan efisien menghasilkan berbagai produk pertanian yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi di pasaran.   Bentuk-bentuk program tersebut antara lain sistem penyaluran sarana produksi pertanian secara efisien dan memihak kepada petani, sistem mpenentuan komoditas agribisnis unggulan, sistem penanganan pasca panen produk pertanian yang mampu mempunyai nilai tambah, sistem pemasaran produk primer maupun olahan yang efisien (mampu mendistribusikan keuntungan, resiko kepada semua pelaku secara adil dan proporsional).   Saran yang diajukan adalah Pemerintah Kota Pekalongan perlu melakukan tindak lanjut penyusunan road map agribisnis yang difokuskan pada komoditas-komoditas agribisnis unggulan secara parsial    

Kata Kunci : Road Map, Komoditas Agribisnis, Ketahanan Pangan.

 

SUMMARY

           The Road Map of Agribusiness Commodities Development in Pekalongan Municipality, Central Java, 2007. The aim of Road Map arranging were : (i)  as a planning instrument for agribusiness specific commodities development, (ii) as a importance coordinating institutions for farmers communities and agribusiness agent, (iii)  as a effort f ormulation and operational action in stage,  continuously and sustainability in the framework of agribusiness commodities development.

            Research have been done by survey method and literature studied, data obtained by interviewed with respondents (farmers, agriculture extension,  organizer functional of economic institutional) using questioner.  Data and information was analyzed by qualitative and quantitative descriptive method in term of development policy of national agriculture.

            Result of research showed that : the aim of  agriculture development  in  Pekalongan Municipality should refer and synchronize to the aim of  national agriculture development, namely  increasing of  food safety and agribusiness development; (ii) the decreasing of agricultural area availability (especially wet rice fields) in Pekalongan; (iii) the increasing of agricultural productivity along with technology development (paddy, small green pea, fruits and livestock); (iv) based on financial analysis farm management showed that the result of some agribusiness commodities was profit with the relatively high value, these indicate that agribusiness commodities positively prospective; (v) agribusiness development and agribusiness system contribute to Gross Regional Domestic Product  in Pekalongan Municipality, agricultural labor, regional and national of food safety and contribute to environmental sustainability and conservation; (vi) the agribusiness should be aimed to agribusiness competitive ability based on  the populist, sustainability and decentralistic; (vii) the policy strategy of agribusiness development and agribusiness system should be oriented on priority focus, namely the policy of increasing food safety and agribusiness development; (viii) the increasing program of food safety should be supported by government of Pekalongan Municipality, private sectors or community institution which have working orientation related to increase of food commodities production and development of food diversification; (ix) agribusiness development program aimed to increase the productivity and efficiency for all subsystem of agribusiness to get the agribusiness products which have added value and competitive ability. The formed of agribusiness development programs were agricultural input factors distribution which was efficient and regard to the farmers, the determining system of  qualities advantage agribusiness commodities, the handling system of agricultural post harvest which have added value, marketing system efficiency of primary and secondary products (able to distribute of profit, risks handling to all agribusiness agents in a equitable manner  and reasonable). The suggestion of research was : Pekalongan Municipality should follow-up the agribusiness road map arrangement focus on qualities advantage agribusiness in partial commodities.

Keywords : Road map, agribusiness commodities, food safety

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: